Pagi itu, tanggal 1 Januari 2009, tepat dengan hari pertama tahun baru tahun 2009, jam 08.00 WIB saya menuju jalan raya tempat saya dijemput bersama teman-teman se-kantor untuk suatu acara jalan-jalan di seputar Malang, dengan tujuan utama adalah Jawa Timur Park yang berlokasi di Batu, Malang, Propinsi Jawa Timur.
Saya dijemput dengan mobil pribadi punya pimpinan kantor, Daihatsu Xenia warna putih, tepat pada jam 08:33 WIB di sebuah halte di depan RS. Elisabeth (Taman Diponegoro), mobil datang, saya sempat memotretnya, dan kamipun melaju ke Malang Jawa Timur melalui jalur tengah, Semarang - Salatiga - Sruwen ke Timur, Gemolong Sragen, Madiun, Kediri, Blitar.... dan sampailah di Malang sekitar pukul 20.30 WIB (maklum diperjalanan sering berhenti, sehingga perjalanan memakan waktu yang agak lama).
Beberapa tempat kami berhenti adalah 1) POM Bensin di Gemolong, Sragen, namanya POM Bensin Tombo Ati, di situ sekedar melepas lelah dan diantaranya untuk buang air kecil, 2) daerah Madiun selepas hutan (masih seputar hutan), tempat orang berjualan "degan"/kelapa muda, minuman segar, sambil makan siang yang telah dipersiapkan dari rumah oleh bagian konsumsi biar dapat mencari makan ditempat yang nyaman (tidak di rumah makan atau di restoran, direncanakan di tepi hutan), 3) rumah makan di daerah selepas Blitar (tetapi tidak ada yang makan, hanya minum air teh hangat saja).
Makan malam akhirnya ditempat kami menginap (di Malang, kota kecamatan Bululawang), tempat menginap yang gratis.
Jam 03:30 saya bangun pagi, setelah menjalankan sholat Subuh saya jalan-jalan diseputar tempat menginap, setelah itu mandi pagi dan sarapan. Ada dua pendapat sebaiknya perjalanan langsung (maksudnya peserta langsung membawa bekal untuk melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Semarang), dan satunya tetap pada rencana semula sehari melakukan perjalanan kemudian kembali ke Malang untuk menginap untuk malam yang kedua (sesuai dengan rancangan jadwal perjalanan), memang acaranya diatur dapat berubah dengan persetujuan peserta, akhirnya disepakati sesuai rencana semula tetapi dengan beberapa perubahan acara, dimana acara Taman Safari ditiadakan tetapi diganti ke Porong saja, untuk melihat semburan lumpur Lapindo dan acara wisata di area Jawa Timur Park diperpanjang, sedang untuk Taman Safari II Prigen dilakukan esok harinya (hari ke 2 sambil melanjutkan perjalanan kembali ke Semarang).
Jam 07:00 rombongan melakukan perjalanan wisata hari pertama, rencananya 1) Jawa Timur Park yang berlokasi di sekitar Kecamatan Batu, Malang, kemudian 2) Taman Safari Indonesia II di Kecamatan, Prigen, terus 3) Wisata belanja Tanggulangin pusat kerajinan kulit, di Kab. Sidoarjo (dekat - semburan lumpur Lapindo Brantas). Akhirnya Taman Safari Indonesia II di Prigen di batalkan, selepas dari Jawa Timur Park (solat Jumat di luar - masih sekitar lokasi JTP), langsung melaju ke Tanggulangin untuk wisata belanja dan setelah itu sekaligus melihat dari dekat saudara-saudara kita di Porong Sidoarjo yang terkena efek lumpur Lapindo. Acara Taman Safari Indonesia II
Prigen ditunda esok hari.
Kami sempat berpose di dekat semburan lumpur, tetapi tidak mendekat ke pusat semburan, sebenarnya saya ingin ke sana tetapi rombongan menghendaki segera meninggalkan Porong Sidoarjo karena saat itu sudah pukul 16:00, sedangkan untuk kembali ke Malang (Bululawang) masih memerlukan perjalanan beberapa jam, disamping kami merencanakan jalan-jalan kota Malang (yang kami sempat berkelakar, "semua harap menyiapkan passpor karena akan ke luar negeri").
Seputar maghrib (jam 17:50) kami tiba di alun-alun kota Malang, setelah kami sholat Maghrib di Masjid Jami Kota Malang yang berada disebelah barat alun-alun, kami menyempatkan jalan-jalan sejenak seputar alun-alun, yang khas dengan pernak-pernik hiburan dan orang yang berjualan di sana, setelah kira-kira se-jam diseputar alun-alun, rombongan bergegas meninggalkan tempat (makan malam tidak diseputar alun-alun yang banyak orang berjualan, termasuk makanan, tetapi ditempat lain) untuk mencari tempat untuk makan malam, ketemulah sebuah warung makan sederhana yang menyajikan "bebek goreng" dan sebelahnya aneka mie juga ada cap jay. Yang laki-laki memilih bebek goreng sedangkan yang perempuan memilih cap jay. Dan akhirnya kami kembali ke penginapan tiba sekitar jam 21:15. Sehari penuh melakukan perjalanan, sehabis mandi malam, kami bergegas istirahat, untuk siap-siap perjalanan esok hari.
Malam itu diumumkan agar peserta sebelum jam 06:00 sudah siap, karena direncanakan paling lambat jam 06:30 sudah meninggalkan Malang (tempat menginap) untuk melanjutkan perjalanan sekaligus singgah di Taman Safari Indonesia II Prigen. Lagi-lagi acara berubah, sesampai di pintu masuk taman safari tersebut peserta sepakat untuk tidak berkunjung ke lokasi itu tetapi langsung perjalanan kembali ke Semarang Jawa Tengah. Sebab perjalanan sudah melaju ke arah utara, sebelum memasuki tol akhirnya disepakati untuk mengganti acara ke Prigen dengan Wisata Bahari Lamongan Jatim yang barusaja terkenal dengan nama WBL.
Akhirnya rombongan masuk jalan tol kearah Lamongan, akhirnya sampailah juga ditempat tersebut sekitar jam 12:00, dengan berbagai pertimbangan diantaranya sesampainya di kampung halaman, tak satupun peserta yang masuk ke arena wahana wisata WBL selain hanya berjalan-jalan dipusat belanja (oleh-oleh) karena sesuai dengan informasi kalau wahana wisata tersebut seperti di wahana wisata Jawa Timur Park, bahkan lebih komplet di Jawa Timur Park, disamping udara dan terik panas matahari yang menyengat sebab memang waktunya bertepatan pada siang bolong yang menyebabkan peserta lebih ingin segera meninggalkan wahana wisata WBL, bahkan makan siang yang rencana dilaksanakan ditempat tersebutpun dibatalkan. Akhirnya perjalanan dilanjutkan, dan makan siang dilakukan di tepi pantai yang berlokasi di Madiun. Sajian makan siangpun kami santap dengan lahapnya.
Sesampai di sekitar Rembang Jawa Tengah ditepi pantai, kamipun terpesona dengan keadaan tersebut, disamping dekat Pom bensin yang memang biasa kami pakai untuk istirahat sejenak untuk sekedarnya atau buang air kecil, kami berhenti di pantai itu, pantai yang masih perawan (sepertinya sedang di benahi dengan proyek pem-batuan-nya) entah untuk rumah makan atau wahana wisata, kami tidak tanya kepada pelaksana pekerjaan. Kamipun berpose di situ, sekaligus untuk melepas lelah, dan bermain di air
Sekilas perjalanan.
Saya dijemput dengan mobil pribadi punya pimpinan kantor, Daihatsu Xenia warna putih, tepat pada jam 08:33 WIB di sebuah halte di depan RS. Elisabeth (Taman Diponegoro), mobil datang, saya sempat memotretnya, dan kamipun melaju ke Malang Jawa Timur melalui jalur tengah, Semarang - Salatiga - Sruwen ke Timur, Gemolong Sragen, Madiun, Kediri, Blitar.... dan sampailah di Malang sekitar pukul 20.30 WIB (maklum diperjalanan sering berhenti, sehingga perjalanan memakan waktu yang agak lama).
![]() |
| Jatim Park II Malang |
Makan malam akhirnya ditempat kami menginap (di Malang, kota kecamatan Bululawang), tempat menginap yang gratis.
Jam 03:30 saya bangun pagi, setelah menjalankan sholat Subuh saya jalan-jalan diseputar tempat menginap, setelah itu mandi pagi dan sarapan. Ada dua pendapat sebaiknya perjalanan langsung (maksudnya peserta langsung membawa bekal untuk melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Semarang), dan satunya tetap pada rencana semula sehari melakukan perjalanan kemudian kembali ke Malang untuk menginap untuk malam yang kedua (sesuai dengan rancangan jadwal perjalanan), memang acaranya diatur dapat berubah dengan persetujuan peserta, akhirnya disepakati sesuai rencana semula tetapi dengan beberapa perubahan acara, dimana acara Taman Safari ditiadakan tetapi diganti ke Porong saja, untuk melihat semburan lumpur Lapindo dan acara wisata di area Jawa Timur Park diperpanjang, sedang untuk Taman Safari II Prigen dilakukan esok harinya (hari ke 2 sambil melanjutkan perjalanan kembali ke Semarang).
Jam 07:00 rombongan melakukan perjalanan wisata hari pertama, rencananya 1) Jawa Timur Park yang berlokasi di sekitar Kecamatan Batu, Malang, kemudian 2) Taman Safari Indonesia II di Kecamatan, Prigen, terus 3) Wisata belanja Tanggulangin pusat kerajinan kulit, di Kab. Sidoarjo (dekat - semburan lumpur Lapindo Brantas). Akhirnya Taman Safari Indonesia II di Prigen di batalkan, selepas dari Jawa Timur Park (solat Jumat di luar - masih sekitar lokasi JTP), langsung melaju ke Tanggulangin untuk wisata belanja dan setelah itu sekaligus melihat dari dekat saudara-saudara kita di Porong Sidoarjo yang terkena efek lumpur Lapindo. Acara Taman Safari Indonesia II
Prigen ditunda esok hari.
![]() |
| Prigen Tanan Safari Malang |
Seputar maghrib (jam 17:50) kami tiba di alun-alun kota Malang, setelah kami sholat Maghrib di Masjid Jami Kota Malang yang berada disebelah barat alun-alun, kami menyempatkan jalan-jalan sejenak seputar alun-alun, yang khas dengan pernak-pernik hiburan dan orang yang berjualan di sana, setelah kira-kira se-jam diseputar alun-alun, rombongan bergegas meninggalkan tempat (makan malam tidak diseputar alun-alun yang banyak orang berjualan, termasuk makanan, tetapi ditempat lain) untuk mencari tempat untuk makan malam, ketemulah sebuah warung makan sederhana yang menyajikan "bebek goreng" dan sebelahnya aneka mie juga ada cap jay. Yang laki-laki memilih bebek goreng sedangkan yang perempuan memilih cap jay. Dan akhirnya kami kembali ke penginapan tiba sekitar jam 21:15. Sehari penuh melakukan perjalanan, sehabis mandi malam, kami bergegas istirahat, untuk siap-siap perjalanan esok hari.
Malam itu diumumkan agar peserta sebelum jam 06:00 sudah siap, karena direncanakan paling lambat jam 06:30 sudah meninggalkan Malang (tempat menginap) untuk melanjutkan perjalanan sekaligus singgah di Taman Safari Indonesia II Prigen. Lagi-lagi acara berubah, sesampai di pintu masuk taman safari tersebut peserta sepakat untuk tidak berkunjung ke lokasi itu tetapi langsung perjalanan kembali ke Semarang Jawa Tengah. Sebab perjalanan sudah melaju ke arah utara, sebelum memasuki tol akhirnya disepakati untuk mengganti acara ke Prigen dengan Wisata Bahari Lamongan Jatim yang barusaja terkenal dengan nama WBL.
![]() |
| Wisata Bahari Lamogan |
Sesampai di sekitar Rembang Jawa Tengah ditepi pantai, kamipun terpesona dengan keadaan tersebut, disamping dekat Pom bensin yang memang biasa kami pakai untuk istirahat sejenak untuk sekedarnya atau buang air kecil, kami berhenti di pantai itu, pantai yang masih perawan (sepertinya sedang di benahi dengan proyek pem-batuan-nya) entah untuk rumah makan atau wahana wisata, kami tidak tanya kepada pelaksana pekerjaan. Kamipun berpose di situ, sekaligus untuk melepas lelah, dan bermain di air
Sekilas perjalanan.



0 komentar:
Post a Comment